Macam – Macam Bangun Datar

Published 11 November 2012 by 13tati
  1. Persegi Panjang, yaitu bangun datar yang mempunyai sisi berhadapan yang sama panjang, dan memiliki empat buah titik sudut siku-siku.
    Rumus :
    Luas      = p x l
    Keliling = 2p + 2l = 2 x (p + l)
    dengan p = panjang persegi panjang, dan l = lebar persegi panjang

    Ciri – Ciri Persegi Panjang

  1. Mempunyai dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang
  2. Mempunyai dua diagonal(d) yang sama panjang
  3. Mempunyai empat buah sudut yang sama besar yaitu 900
  4. Mempunyai dua simetri lipat dan dua simetriputar

    2. Persegi, yaitu persegi panjang yang semua sisinya sama panjang.
    Rumus :
    Luas = s x s = s2
    Keliling = 4 x s
    dengan s = panjang sisi persegi

    Ciri – Ciri Bangun Persegi

  1. Mempunyai empat sisi yang sama panjang
  2. Mempunyai dua diagonal(d) yang sama panjang
  3. Mempunyai empat buah sudut yang sama besar yaitu 900
  4. Mempunyai empat simetri lipat dan empat simetriputar

    3. Segitiga, yaitu bangun  yang terbentuk oleh tiga buah titik yang tidak segaris
    Rumus :
    Luas = ½ x a x t
    dengan a = panjang alas segitiga, dan t = tinggi segitiga
    Panjang sisi miring segitiga siku-siku dicari dengan rumus Phytagoras (A2 + B2 = C2)Ciri – Ciri Segitiga

  1. Mempunyai tiga buah sisi dan tiga buah sudut
  2. Jumlah ketiga sudut dalam segitiga adalah 180 derajat

    Jenis-Jenis Segitiga Menurut Panjang Sisinya

  1. Segitiga sama sisi adalah segitiga yang ketiga sisinya sama panjang. Sebagai akibatnya semua sudutnya juga sama besar, yaitu 60o
  2. Segitiga Sama Kaki adalah segitiga yang dua dari tiga sisinya sama panjang. Segitiga ini memiliki dua sudut yang sama besar
  3. Segitiga Sembarang adalah segitiga yang ketiga sisinya berbeda panjangnya. Besar semua sudutnya juga berbeda.

    Jenis-Jenis Segitiga Menurut Besar Sudutnya

  1. Segitiga Siku-Siku adalah segitiga yang besar sudut terbesarnya sama dengan 90o. Sisi di depan sudut 90o disebut hipotenusa atau sisi miring.
  2. Segitiga Tumpul adalah segitiga yang besar sudut terbesarnya lebih besar dari 90 derajat
  3. Segitiga Lancip adalah segitiga yang besar sudut terbesarnya lebih kecil dari 90 derajat

    4.
    Jajar Genjang, yaitu segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar.
    Rumus :
    Luas = a x t
    dengan a = panjang alas jajargenjang, dan t = tinggi jajargenjang

    Ciri-Ciri Jajar Genjang :

  1. Memiliki dua pasang rusuk yang masing masing sejajar
  2. Mempunyai dua pasang sudut yang sama besar dengan sudut di hadapannya
  3. Memiliki dua simetri lipat dan dua simetri putar

    5. Trapesium, yaitu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar.
    Rumus :
    Luas = ½ x (s1 + s2) x t
    dengan s1 dan s2= sisi-sisi sejajar pada trapesium, dan t = tinggi trapesiumJenis -  jenis trapezium :

  1. Trapesium Sama Kaki adalah trapesium yang rusuk-rusuk tidak sejajarnya sama panjang
  2. Trapesium Siku-Sikuadalah trapesium yang rusuk-rusuk tidak sejajarnya tidak sama panjang dan salah satu rusuk tidak sejajarnya tegak lurus dengan ruruk-rusuk sejajarnya.

    6. Layang-layang,  yaitu segi empat yang salah satu diagonalnya memotong tegak lurus sumbu diagonal lainnya.
    Rumus :
    Luas = ½ x diagonal (d)1 x diagonal (d)2Ciri-Ciri Layang Layang :

  1. Mempunyai 2 pasang rusuk yang masing masing sama panjang
  2. 1 simetri lipat dan satu simetri putar

    7 Belah Ketupat, yaitu segi empat yang semua sisinya sama panjang dan kedua diagonalnya  saling berpotongan tegak lurus.
    Rumus :
    Luas = ½ x diagonal (d) 1 x diagonal (d) 2Ciri – Ciri Balah Ketupat :

  1. Mempunyai empat rusuk yang sama panjang
  2. Mempunyai dua buah sudut bukan siku-siku yang masing masing sama besar dengan sudut yang berada di hadapannya
  3. Mempunyai dua diagonal yang tidak sama panjang
  4. Mempunyai 2 simetri lipat dan dua simetri putar

    8. Lingkaran,  yaitu bangun datar yang terbentuk dari himpunan semua titik persekitaran yang mengelilingi suatu titik asal dengan jarak yang sama. jarak tersebut biasanya dinamakan r, atau radius, atau jari-jar
    Rumus :
    Luas = π (pi) x jari-jari (r)Elemen yang ada dalam Lingkaran :

  1. Titik Pusat (P) adalah titik yang letaknya di tengah-tengah lingkaran
  2. Jari-Jari (r) adalah garis yang menghubungkan titik pusat dengan lingkaran
  3. Tali Busur (TB) adalah  garis lurus di dalam lingkaran yang memotong lingkaran di dua titik yang berbeda
  4. Diameter (D) adalah  tali busur yang terpanjang atau tali busur yang menyentuh titik pusat lingkaran. Panjang diameter dua kali panjang Jari-Jari
  5. Busur (B) adalah garis lengkung baik terbuka maupun tertutup yang berimpit dengan lingkaran
  6. Keliling Lingkaran adalah busur yang terpanjang
  7. Juring (J) adalah   daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya
  8. Tembereng (T) adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya
  9. Cakram adalah juring terbesar yang merupakan daerah yang berada di dalam lingkaran

Gambar

About these ads

One comment on “Macam – Macam Bangun Datar

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: